TIPS PEMASANGAN KERAMIK / UBIN LANTAI

Ada beberapa tahap yang harus dikerjakan sebelum dan sesudah pemasangan ubin. 
Mari sama-sama kita ikuti aturan mainnya, semoga dengan sedikit tips ini bisa membantu kita dalam memasang keramik dengan baik dan benar.


1. Rendam keramik di air. Hal ini akan membuat keramik menjadi lebih elastis dan pada saat pemasangan dapat dengan mudah menempel.

2. Perhatikan kualitas keramik. Jika ia keramik kw 1 maka tak ada masalah, namun jika ia merupakan kw 2 atau 3 akan susah memasang untuk presisi. Untuk itu nat keramik harus longgar karena masing-masing keramik memiliki selisih 0,2-0,5 mm. Hingga keramik tidak saling bertubrukan.

3. Oleskan air semen. Bilaskan semen yang sudah dicampuri air sedikit ke bawah keramik, hal ini akan membuat daya rekat keramik ke adukan benar-benar lengket.

4. Bersihkan dari kerikil. Adukan dan dasar lantai yang akan dipasang harus bersih dari kerikil, batu atau ganjalan-ganjalan lain yang akan membuat rongga di bawah keramik.

5. Padatkan secara rata. Ketuk keramik yang baru dipasang dan pastikan tidak ada yang kopong atau bagian dasar yang berongga. Karena ia akan membuat keramik lepas di kemudian hari. Periksa apakah ketinggiannya sudah sama rata dengan benang yang ditarik untuk menentukan ketinggian lantai.

6. Nat keramik dipasang belakangan. Jangan pasang semen oker atau nat pada sisi keramik saat itu juga. Biarkan ia selama 2 atau 3 hari. Hal ini akan membuat sisa udara yang mengendap akan keluar melalui bagian nat yang belum ditutup. Setelah itu baru diberi semen nat dan jangan lupa membersihkan nat yang masih kosong dari kotoran yang mengendap.

7. Jangan diinjak-injak. Amankan areal keramik yang baru dipasang dari lalu lalang orang selama 2-3 hari. Keramik akan ambles karena adukan dibawahnya masih belum kuat untuk dibebani.

8. Periksa kembali. Dalam sebuah areal pemasangan seukuran 3 x 3 m biasanya terdapat 3-5 keramik yang kopong. Untuk itu segera bongkar keramik tersebut dan ulangi pemasangannya. 

 

TIPS PEMASANGAN BATU ALAM

Rumah Nyaman dan Indah  Dengan Bahan Tambahan Batu Alam

KESAN alamiah dari bangunan atau rumah dapat melalui hadirnya batu alam (natural stone). Selain di luar rumah, batu alam dapat dipasang pada bagian dalam
rumah khususnya pada ruang-ruang tertentu. Pemasangan pada ruang makan atau kamar mandi menimbulkan kesan ruangan yang alamiah.

Rumah Nyaman dan Indah  Dengan Bahan Tambahan Batu Alam gunakan batu alam sebagai pengganti porselen atau keramik yang sudah umum Digunakan. Loster atau lubang ventilasi rumah sudah ada yang menggunakan batu alam. Cukup banyak batu alam yang dipasarkan untuk dijadikan
ornamen bangunan.

Selain dari sisi tekstur batu, warna batu alam juga banyak pilihan meski warna dasarnya abu-abu hingga hitam atau kekuningan sampai coklat terang. Sebut saja 

Andesit (berwarna abu-abu sampai hitam), Pacitoroso, Paras, Batu Candi (hitam), Templek (abuabu), Bali Grey, Palimanan (kuning), dan sebagainya yang kesemuanya merupakan batuan alam. Secara umum bangunan yang menggunakan batu alam terkesan tampak teduh dan nyaman, karena tampak alamiah.

Umumnya batu alam tersebut memiliki kekerasan yang tinggi. Butuh alat khusus untuk melakukan pemotongan. Untuk itu depot batu alam sudah menyediakan berbagai bentuk dan ukuran.

Biasanya berukuran genap, contoh 10x10 cm, 10x20 cm, 20x20 cm hingga berukuran 20x40 cm atau 30x30 cm.

Sedangkan untuk menampilkan tekstur batuan, mineral penyusun batuan hingga warna yang menonjol, disarankan dilakukan dengan coating (polesan) pada permukaan.

Polesan dilakukan dengan cairan tertentu yang biasa disebut stone care yang dipoleskan setelah terpasang.

Tidak hanya rumah-rumah saja yang memanfaatkan batu alam. Ruko-ruko yang belakangan menjamur banyak memanfaatkan batu alam untuk ornamen meski hanya sebagai sebagian pelapis dinding depan. Demikian pula dengan bangunan hotel sudah melirik pemakaian batu alam.

Tips Pemasangan Batu Alam

SEBELUM batu alam dipasang direndam dalam air dengan tujuan agar permukaan batu tak kering dan semen mudah menempel. Sementara itu permukaan dinding yang bakal dipasangi batu alam sebaiknya tidak licin sehingga batu mudah menempel.
Dinding batu bata tanpa diplester dapat saja langsung dipasangi batu alam. Tetapi umumnya diplester untuk meratakan permukaan dinding. Untuk menempelkan batu alam pada dinding, disarankan menggunakan semen dengan daya rekatnya kuat. 
Melekatnya batu pada dinding tidak hanya dibantu oleh semen, tetapi juga bertumpu pada batu yang berada dibawahnya. Pasca pemasangan batu alam, segera dilakukan pembersihan pada bagian permukaan. Sisa semen yang menempel dapat dengan mudah melekat kuat sehingga sulit dibersihkan. Pembersihan bisa dengan cara disikat.

1. Sebelum dipasang, sebaiknya batu alam direndam dalam air. Sebab batu alam memiliki pori-pori yang besar sehingga bila ditempel langsung biasanya mudah lepas.
2. Bila akan dipasang pada dinding, kupas acak permukaan dinding agar batu alam akan lebih kuat menempel pada dinding.
3. Gunakanlah semen khusus atau semen instan agar batu alam lebih kuat menempel.
4. Batu alam memiliki presisi yang tidak terlalu pas. Penyimpangan ukuran pada batu alam bisa mencapai 5 mm atau bahkan 1 cm. Kalau sudah begini, hasilnya bisa dipastikan tidak akan rapi. Karena itu perhatikan benar presisi batu pada saat membeli, dan gunakan tukang yang sudah berpengalaman dalam pemasang batu alam.
5. Batu alam relatif berat karenanya Anda membutuhkan semen yang lebih banyak, mutu pasir yang baik dan air yang bersih sebagai 'lem' penempel. Makin rendah mutu adukan, makin mudah batu tersebut lepas. Pastikan pula adukan semen diaplikasikan secara merata pada permukaan batu yang akan ditempel jangan hanya bagian tengahnya.
6. Jangan membiarkan bekas semen di permukaan batu sampai kering. Batu memiliki sifat porous (menghisap air) sehingga apabila semen didiamkan di permukaan batu sampai kering, maka akan sangat sulit dihilangkan.
7. Setelah pemasangan, sikat permukaan batu dan keringkan. Lalu lapisi dengan cairan coating. Apabila sering terkena air permukaan batu akan anti jamur dan lumut serta mengkilat sampai setengah tahun. Jika selalu kering tentunya akan tahan lebih lama lagi

LAPANGAN BULU TANGKIS


PEDOMAN PRAKTIS BERMAIN BULU TANGKIS

1. Lapangan

Lapangan bulutangkis dapat dibuat dengan mudah, di mana saja, sejauh tersedia ruangan seluas kira-kira 12 X 20 meter. Di tempat terbuka tentu saja diupayakan agar gangguan angin tidak terlalu besar, sedangkan bila di ruang tertutup, atap bangunannya sebisa mungkin di atas delapan meter agar shuttlecock yang tengah dimainkan tidak sampai terganggu.
Di Indonesia, di kampung-kampung lapangan bulutangkis banyak didirikan di atas tanah, semen cor, atau aspal. Namun, di gedung olahraga biasanya sudah berupa semen yang dilapisi vinyl atau kayu lantai. Di lapangan yang diakui secara internasional digunakan karpet yang terbuat dari karet keras, namun elastis.
Lapangan bulutangkis ber-ukuran 610 X 1340 cm, yang dibagi dalam bidang-bidang, masingmasing dua sisi berlawaan. Ada garis tunggal, ada garis ganda, ada ruang yang memberi jarak antara pelaku dan penerima servis.

2. Net

Di tengah-tengah lapangan ada net yang tingginya 155 cm. Net merupakan pembatas berupa jaring yang membentang antara dua bidang permainan yang diikatkan pada tiang. Tiang itu haruslah kukuh, sehingga net yang dibentangkan tidak akan turun bila ditarik kencang agar lurus. Tinggi net di tengah-tengah lapangan, haruslah 152 cm dari permukaan lapangan.

3. Shuttlecock

Shuttlecock yang di Indonesia lazim disebut kok, biasanya terbuat dari bulu angsa buatan abrik, umumnya sudah memiliki standar yang ditentukan IBF. Berat kok sekitar 5,67 gram. Bulu angsa yang menancap di gabus yang dibungkus kulit berwarna putih berjumlah antara 14-16 buah, dan diikat dua tali agar tidak mudah lepas. Jenis inilah yang selalu dipakai untuk kejuaraan resmi. Di luar negeri banyak pula digunakan kok dari karet, baik untuk gabus maupun bulunya. Bentuk, ukuran, dan besarnya harus sama dengan kok yang terbuat dari bulu angsa, namun umumnya kok plastik hanya dipakai untuk latihan saja.
Kok yang bagus adalah kalau dipukul dengan raket dengan tangan di bawah pinggang meluncur dengan lurus, tanpa gerakan ke arah kiri atau kanan saat mengundara. Para pemain tingkat internasional sering mencoba kok dengan memukul ke ruang di balik netnya. Bila dipukul dengan tangan mengayun dari bawah, kok yang baik akan mencapai kira-kira di tempat yang sama dengan pelaku servis.

4. Raket

Raket pada masa lalu, sampai tahun 1970-an, masih dikenal raket yang baik gagang maupun kepala (daunnya) terbuat dari kayu, sekarang umumnya dibuat dari bahan grafit, meskipun masih ada yang dibuat dari bahan aluminium atau besi ringan. Bentuknya cuma beraneka macam, tetapi yang nge-trend sampai dengan tahun 2002 adalah yang umumnya dipakai pemain pelatnas. Semakin mahal harganya maka semakin enteng dan kuat raket itu.
Raket ini memiliki jaring yang dibuat dari senar (string), berupa tali plastik sintetis. Senar yang baik adalah senar yang bisa dipasang sekencangkencangnya tetapi tidak mudah putus, agar raket dapat memantulkan kok yang dipukul dengan kencang atau cepat. Raket ini biasanya dibungkus dalam tas raket yang dapat memuat sampai kirakira enam buah raket.

5. Sepatu dan Pakaian

Seperti atlet lain pada umumnya, setiap pemain bulutangkis memiliki perlengkapan utama dan tambahan ketika tampil di sebuah permainan atau pertandingan. Baju, celana, sepatu tergolong asesori utama, sedang ikat tangan, ikat kepala, pengaman lutut bisa disebut tambahan. Sepatu bulutangkis haruslah enteng, namun menggigit bila dipakai di lapangan agar pemain dapat bergerak, balk maju maupun mundur tanpa terpeleset. Karet sol yang menggigit dibutuhkan karena frekuensi gerakan maju dan mundur di bulutangkis berlangsung tinggi, dalam tempo cepat. Sepatu bulutangkis umumnya berwarna putih dengan garis-garis yang warnanya bervariasi.
Kaus kaki tidak wajib namun sebaiknya memiliki daya serap keringat yang tinggi dan agak tebal supaya empuk dan mengurangi kemungkinan terjadinya iritasi kulit akibat pergesekan kulit dengan sepatu.
Celana pendek atau kaus bulutangkis sebenarnya bebas, tetapi di tingkat internasional banyak dipakai jenis kaus yang sejuk dan mampu menyerap keringat dengan cepat. Terkadang pemain menggunakan kaus tangan, pengikat kepala, atau penjaga lutut, balk untuk keperluan esensial maupun sekedar untuk menambah ramai penampilan.

6. Peraturan Pertandingan

Secara sederhana, permainan bulutangkis adalah upaya untuk memasukkan kok ke bidang permainan lawan, tanpa kok itu tidak bisa dikembalikan. Ada berbagai cara melakukannya, seperti memasukkan kok ke bidang yang tidak terjaga lawan, atau memasukkan kok dengan cepat, sehingga tidak sempat dikuasai atau dikejar lawan.
Sebelum pertandingan kedua pemain menjalani undian yang dilakukan wasit, biasanya dengan tos menggunakan mata uang logam. Pemenang boleh memilih lapangan dan melakukan servis pertama kali. Untuk ganda, setelah undian hanya satu orang yang melakukan servis dan begitu gaga! mendapat angka, maka servis pun berpindah ke lawan.
Angka diperoleh si pelaku servis, sehingga bila dia gagal, servis berpindah, tidak menggunakan rally point seperti di tenis meja atau bola voli. Bila kok tidak bisa dikembalikan lawan, dia akan mendapat angka.
Dalam melakukan servis, prinsip yang harus dipegang adalah kepala raket tidak boleh Iebih tinggi dari pinggang, kok dalam keadaan dipegang, dan kaki tidak bergerak mendahului gerakan memukul kok. Sedang penerima servis mengalami fault bila bergerak sebelum lawan melakukan servis.
Bola kok juga menjadi mati bila terpukul dua kali, gagal melewati net, mendarat di luar garis, raket melewati atas net atau menyentuh net, kaki melewati batas garis bidang.


Sumber: "PEDOMAN PRAKTIS BERMAIN BULUTANGKIS", Oleh: PB PBSI

PENGECATAN DAN PERMASALAHANNYA


Hasil pengecatan sangat tergantung dari persiapan permukaan yang akan di cat. Persiapan yang benar akan membuat pekerjaan pengecatan lebih capat, mudah, dan biaya rendah, selain memberikan hasil akhir yang baik juga lapisan cat lebih tahan lama, selain pemilihan produk yang tepat.

Pada saat melakukan pengecatan baik itu tembok lama maupun baru, hal pertama yang harus dilakukan adalah memilih warna yang sesuai dengan fungsi dinding yang akan dicat, memilih warna yang sesuai dengan selera, langkah selanjutnya adalah menentukan merek cat yg sesuai dengan anggaran.


Bagaimana kita tahu cat yang kita pakai tersebut berkualitas?. Cat yang berkualitas minimal mempunyai empat fungsi yang harus dimiliki diantaranya daya sebar, daya tutup, mudah dalam pengaplikasiannya, dan aman bagi kesehatan lingkungan. Memang semakin tinggi kualitas cat, maka harganya pun akan semakin mahal, karena disamping keempat hal pokok diatas, cat yang berkualitas akan memiliki nilai tambah seperti daya tahan terhadap cuaca, anti jamur, tidak memudar (anti fading), mudah dibersihkan (washable), dapat menutup retak rambut (cover hair line crack) serta tambahan pengharum (fragnance).


Hal lain adalah pilihlah cat yang aman dan ramah lingkungan. Saat ini di pasar masih banyak dijual produk yang tidak memperhatikan aspek-aspek kesehatan dan lingkungan, karena bahan baku yang dipergunakan masih mengandung tambahan logam merkuri (Hg) dan timah hitam/timbal (Pb). Padahal kedua bahan tersebut sangat berpotensi membahayakan manusia jika secara terus menerus masuk kedalam tubuh.


Di negara lain, untuk bangunan lama yang dibangun sebelum tahun 1976, pemilik bangunan diharuskan untuk mengerok cat lama dan mengecat ulang. Pada saat pengerokkan pun harus menggunakan alat pelindung seperti masker, spectacles (kacamata) dan sarung tangan. Hal ini mengingat semua produk cat yg diproduksi sebelum tahun 1976 masih menggunakan kedua bahan baku tsb. Timah hitam / timbal (Pb), merupakan salah satu logam yg bisa mengakibatkan kerusakan sistem syaraf pada manusia terutama anak kecil. Alangkah berbahanya bukan?


KEBERHASILAN DALAM PENGECATAN


Ada beberapa hal yang mempengaruhi keberhasilan pengecatan dinding tembok (bata), yang paling berpengaruh adalah kualitas atau mutu dinding itu sendiri (terlepas dari kualitas cat yang dipakai). Masalah yang sering timbul akibat dari kualitas dinding yang jelek biasanya adalah belang-belang seperti basah (bila kadar air dalam dinding terlalu tinggi), lapisan cat yang menggelembung, dll. Sedangkan bila yang dipakai cat dinding dengan kualitas rendah maka masalah yang sering terjadi adalah pengapuran, warnanya luntur, dll.

Yang harus di lakukan untuk memulai proses pengecetan adalah menyiapkan permukaan yang akan dicat. Pastikan permukaan dinding bersih dan kering untuk mencegah terjadinya pengelupasan. Kerjakan pengecatan pada siang hari. Mulai dari dekat jendela. menuju ke ruang dalam. Bila mengecat seluruh ruangan, kerjakanlah mulai dari langit-langit yang diteruskan ke dinding dekat kusen jendela, pintu-pintu, dan kemudian ke bagian bawah. Lakukanlah pembuangan sisa saat melakukan pengecatan karena kita harus bertanggung jawab terhadap lingkungan dengan menghindarkan membuang limbah/sisa cat ke dalam saluran pembuangan. Terakhir adalah membiarkan sisa cat mengering di wadahnya sebelum dibuang ke tempat sampah.


Dengan mengikuti petunjuk-petunjuk sederhana tersebut pengecatan akan lebih mudah, menghemat waktu, uang dan tenaga. Karena, persiapan permukaan yang benar akan memberikan hasil akhir yang lebih baik dan perrnukaan yang dicatakan lebih tahan lama, jangan mencoba untuk mengecat satu lapisan dengan tebal. Mengecat tiga lapis sesuai dengan anjuran pencampuran air lebih ba!k dari pada satu lapisan tebal, usahakan menyediakan cat yang cukup unluk area yang akan dicat dengan menghitung iuas area yang akan dicat, jangan mengecat pada suatu bidang yang lebar sekaligus. Batasi bidang pengecafan aniara satu sampai dua meter persegi sekali mengecat. Baru dilanjuttkan ke bidang berikutnya, Perhatikanlah petunjuk-petunjuk mudah pada kemasan cat sebelum bekerja.


PERMUKAAN HARUS KERING

 

Permukaan dinding yang hendak dicat harus sudah dalam keadaan kering sempurna, yang artinya Kapur (CaO) dalam semen telah bereaksi sempurna dengan CO2 dan air membentuk CaCO3 - garam yang netral. Secara teoritis proses pengeringan ini terjadi dalam 28 hari, tetapi dengan adanya faktor lain, seperti panas matahari atau ventilasi yang baik maka bisa terjadi lebih cepat.
Dinding yang plesterannya sudah kering dan mengeras juga bisa mempunyai kadar air yang berlebihan jika misalnya pondasi yang tidak baik sehingga air dari tanah terhisap karena adanya daya kapiler, kondisi dinding yang selalu terkena air/ basah, ataupun kebocoran pipa talang dsb.
Kualitas dinding juga dipengaruhi oleh faktor material (kualitas pasir), komposisi adukan, cara pembuatan adukan-pengerjaan, kondisi lapangan, serta cuaca. Masalah yang sering terjadi adalah Permukaan Belang Seperti Basah, hal ini disebabkan karena pekerjaan plesteran atau acian semen belum kering dengan sempurna, sehingga kadar alkali maupun dalam dinding masih tinggi.
Perbaikannya adalah dengan cara menggosok permukaan lapisan cat dengan amplas agar lebih porous, sehingga air dapat dengan mudah menguap keluar. Bila jamur telah tumbuh, maka cucilah dengan larutan kaporit. Setelah kering sempurna lakukanlah pengecatan ulang.
Masalah lain adalah lapisan Cat Terkelupas, terkelupasnya lapisan cat tersebut dapat disebabkan beberapa hal diantaranya karena pengecatan dilakukan di atas lapisan cat lama yang sudah mengapur, sehingga daya lekat cat berkurang, lalu pengecatan pada permukaan yang kotor atau berminyak, selain mungkin menggunakan dempul kualitas rendah juga pengecatan pada lapisan cat lama yang bermutu rendah.
Perbaikannya dapat dilakukan dengan cara membuang lapisan cat yang terkelupas dengan cara dikerok sampai ke dasar permukaan, kemudian dibersihkan. Bila perlu diberikan lapisan cat dasar sebelum dilapisi cat akhir.

Permukaan Menggelembung, biasanya terjadi akibat pengecatan pada permukaan dinding yang masih basah. Perbaikannya adalah dengan cara mengerok lapisan cat yang ada seluruhnya, kemudian dibersihkan dan dilakukan pengecatan ulang.

Biasanya terjadi akibat pengecatan dilakukan dalam cuaca yang kurang baik seperti suhu rendah ataupun lembab. Perbaikannya adalah dengan cara mengerok lapisan cat sampai bersih, dan dilakukan pengecatan dari awal.

Lapisan Cat Menurun Pada Beberapa Tempat, biasanya terjadi akibat pengecatan yang tidak merata dan selang waktu antara setiap lapis terlalu dekat. Perbaikannya adalah dengan cara membiarkan lapisan cat tsb mengering dengan sempurna, kemudian ratakan bagian-bagian yang menurun dengan amplas. Terakhir lakukan pengecatan ulang.


Permukaan tembok baru


· Reaksi pengerasan (curing) semen pada plesteran/beton harus sudah sempurna, minimal harus ditunggu selama 28 hari.
· Periksa kelembaban tembok. Gunakan alat protimeter, yaitu alat pengukur kadar air. Kadar air harus sudah di bawah 18 %.
· Periksa kadar alkali tembok.Gunakan kertas lakmus untuk mengukur pH (derjat keasaman/alkali). Kadar alkali harus menunjukkan kurang lebih pH 8.Kalau lebih dari pH 8, berarti reaksi semen belum sempurna dan tembok belum layak dicat.
· Kalau kadar air sudah rendah, tetapi kadar alkali masih tinggi, berarti masih ada semen bebas yang belum beraksi karena kekurangan air. Basahkan permukaan tembok dengan air bersih.
· Bila semua persyaratan diatas sudah terpenuhi, bersihkan permukaan dari bekas percikan semen, Efflorescene (pengkristalan garam), pengapuran, debu, kotoran, minyak, dll. Gosok permukaan tembok dengan kertas amplas kasar atau sikat sambil permukaan tembok dibasahi air bersih. Kemudian keringkan dengan kain lap yang bersih.
· Cuci permukaan tembok dengan larutan asam chlorida (HCl) 10-15% untuk menetralkan alkali yang masih ada dan juga meng-etching permukaan tembok agak lebih kasar sehingga daya lekat lebih baik.
· Bila permukaan tembok berlumut atau berjamur cuci dengan larutan kaporit 10-15%

Permukaan tembok lama yang pernah dicat.


· Bila daya lekat cat lama masih baik, cuci permukaan dengan air bersih sambil digosok dengan kertas amplas/sikat. Bila perlu cuci dengan larutan ditergent, kemudia bilas dengan air bersih.
· Bila permukaan cat lama masih baik daya lekatnya, tetapi berlumut/berjamur, cuci dengan larutan kaporit sambil disikat. Bilas dengan air bersih.
· Bila terjadi pengapuran, amplas atau bersihkan debu-debu pengapuran dengan lap yang dibasahi air sampai kelapisan cat yang tidak mengapur
· Bila lapisan cat lama sudah tebal atau terkelupas, kerok seluruhnya sampai kedasar tembok.
· Bila lapisan lama berasal dari cat kualitas rendah dimana mudah larut dengan air, sebaiknya dikerok seluruhnya sampai kedasar tembok.
· Bila permukaan tembok berlumut atau berjamur cuci dengan larutan kaporit 10-15%

Pemberian Cat Dasar

 

Cat dasar untuk tembok dibagi dua :
· Cat dasar yang berupa varnish dasar air yaitu cat tanpa pigmen dengan dasar emulsi acrylic 100%. Cat dasar ini biasanya disebut Wall Sealer Water Base. Wall Sealer sangat baik untuk tembok baru yang banyak retak rambut untuk mengisi celah-celahnya dan untuk menguatkan lapisan cat lama yang mulai mengapur.
· Cat dasar yang berupa cat tembok warna putih dengan dasar emulsi acrylic 100% dan mempunyai daya tahan alkali yang tinggi, daya rekat serta daya isi yang baik serta kadar bahan anti jamur cukup tinggi. Cat dasar ini disebut Alkali Resisting Primer atau Undercoat Tembok.

Cara pemakaian


· Encerkan cat sesuai dengan petunjuk pabrik, jangan berlebihan, karena dapat menghilangkan fungsi cat dasar
· Beri 1 atau 2 lapis cat dasar.

Pemberian Cat Akhir


Beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk pengecatan akhir :
· Persiapan permukaan harus telah sempurna.
· Bagian-bagian tembok yang tidak akan dicat, alat-alat rumah tangga seperti kursi, meja, lantai sudah ditutup plastik atau kertas koran.
· Siapkan alat alat pengecatan yang dibutuhkan, seperti kuas, roller, ember, pengaduk, tangga, dll.
· Tukang cat berpengalaman.
· Periksa kaleng cat, apakah sesuai dengan ketentuan pabrik. Catat nomor batch (lot)nya.
· Aduk cat sampai rata dan pengenceran sesuai dengan kebutuhan pabrik.
· Selang waktu antara setiap lapis harus cukup lama. Secara teoritis adalah 2-4 jam, tetap sebaikny minimal 8 jam atau semalam.
· Ventilasi ruangan harus sebaik mungkin dan kalau dapat Pengecatan dilakukan waktu cuaca terang dan kering.
· Pengenceran cat jangan langsung didalam kalengnya, kecuali kalau dapat habis pada hari itu juga. Tutup rapat-rapat kaleng yang yang masih ada sisa catnya untuk menghindari pembusukan. (Dari berbagai sumber)

FENGSHUI DAPUR/KITCHEN

 Ada dua jenis dapur yang berkembang saat ini, yaitu dapur basah dan dapur kering. Walaupun demikian, kedua jenis dapur tersebut juga dapat diaplikasikan sekaligus. Pilihan jenis dapur yang akan digunakan tentunya akan berpengaruh pada pilihan design kitchen set-nya. DAPUR BASAH Dapur basah merupakan jenis dapur yang difungsikan sebagai tempat untuk melakukan kegiatan memasak dan mencuci, termasuk juga kegiatan menghangatkan makanan dan minuman sebelum dihidangkan. Dapur basah biasanya memiliki kitchen equipment yang komplit, mulai dari table top sebagai meja kerja, lemari kabinet sebagai tempat penyimpanan, sink, dan kompor. Bahkan ada pula yang dilengkapi dengan island, cookerhood, dan kulkas. Ada tiga hal penting yang perlu diperhatikan dalam perancangan dapur basah, yaitu fisik bangunan, plumbing, dan penghawaan. Hal ini berkaitan dengan aktivitas-aktivitas yang terjadi pada dapur basah. DAPUR KERING Dapur kering biasanya hanya digunakan untuk melakukan aktivitas pengolahan makanan dan minuman yang praktis dan mudah disajikan, seperti menyiapkan roti dan susu untuk sarapan pagi. Bagi keluarga modern, dapurDapur kering disebut juga dengan istilah pantri, kitchen equipment yang terdapat pada dapur ini biasanya berupa meja pantri yang dilengkapi kursi atau bar stool (kursi bar), serta alat-alat memasak praktis seperti microwave atau toaster untuk menghangatkan atau membakar roti. pada beberapa kasus, juga dijumpai kompor khususnya yang berjenis kompor induksi. kering juga berfungsi sebagai tempat berkumpul anggota keluarga , sambil menikmati hidangan kecil dan bercengkrama.

Untuk membuat dapur Anda sesuai feng shui dan membawa keberuntungan, ikuti tips berikut yang dapat Anda aplikasikan dengan mudah..

Posisi dapur
Idealnya, posisi dapur berada di belakang rumah, tidak bersebelahan/dibawah wc/area air seperti : R.jemur. Menurut feng shui bila posisi dapur tidak tepat, penghuninya dipercaya mendapatkan masalah pencernaan dan gizi. Bila dapur berada di depan rumah, diumpamakan keluarga hanya sibuk dengan urusan makanan dan makan banyak, yang identik dengan penghuninya akan kelebihan berat badan. Hal penting lainnya, menurut feng shui dapur tidak boleh dekat pintu utama karen energi positif akan cepat hilang.


Posisi Kompor
Kompor melambangkan keadaan keuangan suatu rumah tangga. Karena itu harus tetap bersih dan bekerja dengan baik sehingga keuangan uang dan kekayaan dapat mudah memasuki rumah. Dalam ilmu pengetahuan feng shui penempatan dapur dan kompor yang tepat sebenarnya sangat penting. Kalau diletakkan ditempat yang baik, penghuninya dapat mengharapkan keberuntungan, kalau tidak penyakit dan pemborosan uang serta barang-barang dapat menjadi akibatnya. Dalam ilmu pengetahuan feng shui bila dapur dan kompor diletakkan dengan baik penghuni rumah akan banyak mendapatkan keberuntungan, tetapi kalau salah akan menyebabkan masalah dan banyak
 rejeki yang hilang

Perhatikan petunjuk penempatan kompor dibawah ini :
·         Kompor sebaiknya tidak diletakkan di belakang tempat tidur tidak baik 
·         Kompor sebaiknya tidak berhadapan dengan tangga 
·         Kompor tidak dianjurkan berada dibelakang bak cuci, kamar mandi atau kakus 
·         Kompor sebaiknya tidak berada di tengah rumah 
·         Kompor sebaiknya tidak berada diantara dua buah keran air 
·         Kompor sebaiknya tidak diletakkan disudut 
·         Kompor sebaiknya tidak berada dibawah balok atap 
·         Kompor sebaiknya tidak berada diatas saluran buangan atau air
·         Dibelakang kompor sebaiknya jangan memberi jendela yang besar 
·         Kompor sebaiknya tidak berhadapan dengan pintu utama 
·         Kompor sebaiknya tidak berhadapan dengan pintu kamar tidur utama 
·         Kompor sebaiknya tidak berhadapan dengan pintu kamar mandi 

Lantai Ditinggikan

Karena di dapur bersemayam Dewa Dapur, maka lantai ruang dapur perlu ditinggikan sebagai penghormatan. Kebersihan dapur juga perlu dijaga supaya Dewa Dapur merasa senang dan membuatnya sudi memberi berkah kebaikan yang melimpah pada penghuni rumah. Dalam Feng Shui Logika, meninggikan lantai dapur sangat dibenarkan, karena sampah dari sisa produk masakan dapat dengan mudah dibersihkan.
Sirkulasi udara dan sinar matahari juga perlu diperhatikan. Tempat yang sangat lembap dan pengap akan membentuk sha qi (energi pembunuh) yang mematikan. Bila sirkulasi dapur baik, maka asap masakan tidak akan masuk ke ruangan lain di dalam rumah. Asap masakan bukan udara yang bersih dan dapat menyebabkan penyakit. Itu sebabnya muncul larangan pintu dapur berhadapan dengan pintu kamar.

Warna Dapur



Sebaiknya tidak menggunakan warna-warna dengan elemen air, misalnya : biru. Warna minimalis (cream, putih, kuning, abu2) bisa digunakan.

Program AutoCAD di Handphone Androit - Ipad

AutoCAD WS Androit App

http://www.autocadws.com/mobile/android


AutoCAD WS app * mobile gratis untuk Android memiliki semua fitur kami IOS pengguna memiliki berpengalaman untuk iPhone dan iPad, termasuk berbagai perangkat pengeditan CAD ​​dan kemampuan untuk berbagi desain AutoCAD dengan siapapun, dimanapun...


 Akses Anywhere Anytime

AutoCAD WS aplikasi mobile memungkinkan Anda melihat dan mengedit gambar AutoCAD dari ponsel Android atau tablet. Ambil desain Anda dengan Anda ke manapun Anda pergi, di kereta atau di lantai pabrik, di kantor atau di lokasi konstruksi. AutoCAD WS berarti Anda memiliki akses di mana saja setiap saat.

  Berbagi Made Easy

Berbagi gambar mudah dengan rekan dan klien untuk komputer desktop mereka atau android atau perangkat IOS. Bekerja pada gambar yang sama dan Anda dapat melihat masing-masing suntingan secara real time. AutoCAD Upload gambar dengan menggunakan AutoCAD WS aplikasi web atau gambar terbuka yang Anda terima sebagai lampiran email ke ponsel Anda atau tablet....

Tips tentang Interior/Eksterior (kamar tidur)

Hal Penting dalam Merancang Kamar Tidur


Ada 15 poin yang harus diperhatikan sebelum merancang kamar tidur. Menerapkan ke-15 hal berikut ini, berarti mendapatkan kamar tidur yang sesuai dengan kebutuhan, selera dan bujet Anda.

Saat kita membangun atau merenovasi rumah, salah satu ruang yang biasanya menjadi fokus utama dalam perencanaan adalah kamar tidur. Alasannya mudah dirunut. Kamar tidur merupakan ruang pribadi dimana kita beristirahat dan seringkali juga untuk bekerja dan bersantai. Sebagian orang bahkan suka menghabiskan sebagian besar waktunya di kamar.

Sebagai area privat, kebutuhan dan desain kamar tidur pun menjadi personal. Selain fungsi standar kamar tidur, selera pribadi juga menjadi penting di sini. Namun, desain yang personal pun memerlukan batasan dan pertimbangan sebagai pedoman dalam merancang kamar tidur yang baik dan nyaman.

Bila memungkinkan, mulailah proses merancang ini dari nol. Hal ini akan memudahkan Anda dalam menambah atau mengubah desain suatu saat nanti, karena kebutuhan dan tema sudah Anda tetapkan sejak awal.

Untuk merancang kamar tidur yang nyaman dan sesuai dengan pribadi Anda, ada baiknya Anda perhatikan 15 hal berikut.

1. Gaya/langgam desain. Hal yang akan menjadi dasar dalam mengembangkan ide dalam mendekor, antara lain dari gayanya. Apakah itu gaya neoklasik, modern minimalis, pop-retro atau eklektik. Tentukan gaya yang Anda pilih dari awal.

2. Warna tema. Warna favorit biasanya menjadi pilihan, terutama pada kamar lajang atau remaja. Warna yang dipilih tidak harus satu. Untuk memperkaya tekstur, warna-warna monokromatis atau warna aksen yang kontras dapat menjadi alternatif.

3. Pencahayaan. Baik pencahayaan alami (sinar matahari), buatan maupun special lighting dapat diperhitungkan sejak awal. Efek pencahayaan ini yang akan memberi “jiwa” pada interior.

4. Lantai. Setelah menentukan konsep dan suasana, perencanaan beranjak pada material finishing. Mulailah dari menentukan jenis lantai. Untuk suasana hangat, kamar tidur biasanya memakai lantai kayu (parquet). Namun keramik atau granit tile pun memberikan ragam pilihan yang luas untuk corak dan warna.

5. Dinding. Untuk kesan mewah dapat menggunakan wallpaper dengan pilihan warna, motif dan tekstur yang kaya. Warna tema yang sudah Anda tentukan akan mempengaruhi hal ini.

6. Finishing furnitur. Pilihan jenis finishing ini juga terkait dengan tema dan suasana yang Anda inginkan. Bila Anda suka tampilan serat kayu, teknik semprot melamik atau lapisan HPL motif kayu bisa dipilih. Untuk kesan lebih modern dan pop, cat duko untuk perabot kayu dapat menjawabnya.

7. Jenis aktivitas. Terjemahkan irama hidup sehari-hari Anda menjadi bentuk aktivitas yang akan Anda lakukan di kamar ini. Tentu saja, sesuai dengan dimensi ruang yang ada. Setelah itu, Anda bisa mulai mencatat kebutuhan furniturnya.

8. Ukuran furnitur. Saat menentukan furnitur kamar, jangan terburu-buru memilih sesuatu hanya karena Anda suka. Perhatikan ukurannya. Ukur benar-benar ruangan Anda dan sesuaikan dengan proporsi perabot yang Anda butuhkan.

9. Sirkulasi. Jangan lupa perhitungkan ruang gerak dan ruang beraktivitas dengan adanya perabot-perabot di dalam kamar.

10. Posisi stop kontak dan saklar. Usahakan agar benda-benda bertenaga listrik berada pada sisi yang sama dengan stop kontak. Bila tidak memungkinkan, rancanglah sistem pengkabelan yang rapi dan aman dari jangkauan.

11. Benda dekoratif. Sediakan tempat di dinding atau di pojok ruangan untuk memajang hiasan berharga. Lengkapi dengan spot light untuk “mengangkat” kehadirannya.

12. Wallpaper cantik. Hiasan dekoratif tidak harus berupa sepotong karya seni atau sebuah gambar dalam bingkai. Satu bidang dinding dengan wallpaper cantik yang eye-catching pun dapat menjadi elemen dekorasi di kamar Anda.

13. Bukaan. Kamar yang sehat adalah kamar yang memiliki bukaan cukup untuk memungkinkan terjadinya sirkulasi udara dan pasokan sinar matahari. Hal ini seharusnya direncanakan sejak awal pembangunan rumah.

14. Material nontoxic. Gunakan material yang aman dan nontoxic. Seperti misalnya, penggunaan cat dinding yang water based. Selain lebih aman, juga lebih ramah lingkungan daripada produk solvent based.

15. Selesaikan di Workshop. Material pelapis perabot, bila ia menggunakan teknik semprot, pastikan proses ini diselesaikan di workshop dan sudah benar-benar kering saat dipasang di rumah Anda.

Lantai Bambu / parquet bamboo flooring

Parket bambu: Indah dan Lebih Ramah


Masa kejayaan kayu memang belum berlalu. Tapi, jumlah yang makin menyusut dan harga yang melambung membuat kita perlu mencari alternatif lain. Bagaimana dengan bambu?

Kita biasa menyebut tanaman ini dengan sebutan pohon bambu. Padahal, sebenarnya bambu termasuk ke dalam jenis tanaman rumput. Dengan batang yang tinggi menjulang, wajar saja bila kita keliru. Tapi, meski tak termasuk dalam jenis kayu, bambu juga banyak manfaatnya, loh.
Jangan dikira batang bambu hanya bisa dijadikan sumpit atau dianyam. Selain dapat dijadikan furnitur, bambu ternyata bisa juga digunakan untuk lantai. Bentuknya sama seperti parket kayu, dengan ukuran yang bervariasi. Mulai dari bentuk tile 60cmx60cm, hingga 20cmx90cm.  

Dari segi harga, parket bambu ini tak beda jauh dengan parket kayu. Namun, bambu lebih mudah beregenerasi dibandingkan kayu. Selain jumlahnya masih sangat banyak, pertumbuhannya pun cepat. Bahkan, bambu memiliki kelebihan dibandingkan kayu. Sebab, ternyata parket bambu ini memiliki ketahanan lebih dibandingkan dengan kayu. Selain itu, bambu tak memiliki sifat mengembang atau menyusut jika kelembapan udara tinggi, tidak seperti kayu.

IDEAonline
Tak perlu bingung bagaimana menempatkannya. Corak dan warna parket bambu lebih halus dan cerah dibandingkan dengan kayu paling terang sekalipun. Dengan warna yang sangat mendekati putih, parket ini cocok sekali digunakan pada gaya minimalis modern.
Perawatannya pun mudah. Karena seratnya yang lebih rapat, cairan finishing akan menempel lebih lama. Membersihkan dengan sapu dan pel saja sudah cukup. Kalau mau lebih bersih, gunakan saja penyedot debu. 

sumber : IDEAonline

Cara menghitung Harga Rumah Anda


formula ini biasa dipakai oleh bank untuk benchmark nilai rumah untuk KPR

APPRAISAL / BENCHMARK :

1. Harga Bangunan + Tanah
Harga Tanah = luas x harga pasaran
Harga Bangunan = luas x harga pasaran ( perkirakan, termasuk harga renov )
Harga tadi dijumlah...( Point 1 )

2. Nilai Deprisiasi ( Penyusutan )= tetapkan standart 10,15,atau 20 tahun )
Tahun appraisal dibuat - Tahun terbit IMB = usia Bangunan ( Bila sudah ada perubahan / renov, yah kira2 saja dari situ )
Rumus = usia bangunan * harga bangunan dibagi nilai deprisiasi ( Point 2)

3. Nilai Strategis ( tetapkan dalam prosentase : 5 , 10, 15 atau lebih )
Ini yang harus dilihat, misalnya untuk wilayah Taman Royal, dengan kita memiliki rumah dis ini kita lihat, kondisi dan perkembangan pembangunandi sekitar, kayaknya sih kalau untuk wilayah taman Royal bisa kita masukkan agak tinggi yah...
Rumus : Harga Tanah * Nilai strategis ( misal 10 % )...( Point 3 )

Setelah data di atas didapat dijumlah dengan rumus : ( Point 1 + Point 3 ) - Point 2 = Itulah Perkiraan harga rumah anda...